loader image
Beranda » Blog » Mahabbah di Balik Tabir Kitab

​Di bawah naungan kubah dan aroma sisa gaharu,

Namamu mengeja diri seperti mubtada’ yang mencari khabar

Tak sempurna hidupku tanpamu,

Sia-sia belaka, seperti kalimat tanpa sandaran makna.

​Aku ini hanyalah I’rab Khafadh, selalu merendah di hadapanmu,

Sebab tanwin di hatiku telah lama idgham bighunnah,

Meleburkan egoku ke dalam setiap denting suaramu,

Hingga rinduku tak lagi butuh saksi, cukup Allah yang mengawasi.

​Ingin rasanya aku menjadi muraqabah bagi setiap langkahmu,

Menjagamu dari ‘ain yang tak sengaja menyapa.

Cintaku padamu bukan sekadar majaz, bukan kiasan belaka,

Tapi hakikat yang tertulis di lembar Lauh Mahfuzh,

Sebuah ketetapan yang takkan mampu diubah oleh mantiq manusia.

​Biarlah rindu ini tetap mastur, tersembunyi di balik tabir doa,

Hingga tiba saatnya ijab menyatukan dua raga,

Menjadikan kita jama’ mudzakkar salim,

Kumpulan kebaikan yang selamat, utuh, dan selamanya beriringan.

31 Januari 2026